Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Pendidik Desa

Pendidikan di jamin oleh Undang-undang untuk warga untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia baik di perkotaan maupun di pedesaan. Namun pendidik adakah yang menjamin ??saat daerah transmigrasi sekitar pada tahun 1982 pendidik Desa berbagai upaya agar masyarakat desa ikut Cerdas sebagai generasi penerus bangsa. Namun halnya berbeda saat ini pendidik Desa dimana anak anak transmigrasi yang menjadi generasi berkeinginan menjadi pendidik sangatlah jauh apa yang di harapkan untuk menunjang kehidupan keluarga. Saat ini sangat mudah akses pendidikan sangat mudah di dapatkan dari tingkat Dasar sampai perguruan dari transportasi ,jauh berbeda saat pendidikan transmigrasi dimana anak anak transmigrasi harus keluar daerah untuk mengikuti pendidikan itupun hanya bagi ekonomi yang mampu. Harapan besar pendidik Desa sangatlah besar terhadap anak anak desa untuk Belajar dan tetap belajar .

Pemuda Desa dalam Pilkada

Memasuki pilkada serentak di berbagai daerah di Indonesia sangat di harapkan peran pemuda desa dalam mengikuti menjadi pengawal demokrasi . Memberi kontribusi pemikiran pemikiran yang menunjang kemajuan dalam ikut demokrasi saling menghargai pendapat atau pilihan yang berbeda. Memilih dengan alasan alasan logis tanpa harus anarkisme, intimidasi dan lain sebagainya. Indonesia 75 tahun mari budayakan menjadi pemilih ,pengawal pilihan yang sudah di pilih dan terpilih. Budayakan tolak money politics apapun alasannya demi Indonesia Maju. Pemuda mempunyai kemampuan keberanian dalam proses berdemokrasi dengan bersahabat ( menciptakan Pilkada Damai Jujur Bebas dan Rahasia ).

Membangun Desa

Membangun desa penuh kegigihan semangat penuh kekeluargaan di awali dengan keharmonisan,dari potensi sumber daya alam yang ada dan sumberdaya manusia berbagai pemikiran. Dari transmigrasi yang penuh kesan kesan menyedihkan menuju desa desa yang tangguh dengan keberadaan manusia berusaha dan Doa benar benar berkeinginan menjadi desa tangguh. Berjiwa gotong royong tanpa ke Akuan ( egoisme ) melihat keunikan beragam warna alam disekitarnya. "Bangunlah jiwa nya Bangunlah Raga nya "Sudah menyatu menjiwai pribadi pribadi masyarakat desa yang sangat bermotivasi untuk kemajuan pedesaan.