Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru di Way Kanan: Mendorong Transformasi Pendidikan yang Bermutu untuk semua





 


Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru di Way Kanan: Mendorong Transformasi Pendidikan yang Bermutu

Way Kanan, Pakuan Baru – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di era digital, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah melaksanakan program inisiatif pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) bagi para guru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini berlangsung di Pakuan Baru, yang menjadi pusat pelatihan sekaligus wadah berbagi praktik baik antar pendidik.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Kemendikbud dalam mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, terutama dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan transformasi digital di sektor pendidikan. Dengan meningkatnya peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari, para guru diharapkan tidak hanya mampu memahami konsep dasar pemrograman dan AI, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran yang relevan dan kontekstual.

Meningkatkan Kompetensi Digital Guru
Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar koding (pemrograman) serta aplikasi kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan. Para peserta mendapatkan materi tentang logika pemrograman, penggunaan platform edukasi berbasis AI, serta penerapan teknologi dalam pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).

Selain itu, para guru juga didorong untuk mengembangkan modul pembelajaran digital interaktif, yang nantinya bisa digunakan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di kelas maupun secara daring.

Partisipasi Aktif Guru dari Berbagai Jenjang
Pelatihan ini melibatkan ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Antusiasme para guru terlihat jelas dari semangat mereka dalam mengikuti setiap sesi pelatihan, berdiskusi aktif, serta mencoba langsung berbagai tools teknologi yang diperkenalkan.

Salah satu peserta, Ibu Sulastri, guru SMP dari Kecamatan Baradatu, menyampaikan, “Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami para guru. Sekarang saya lebih percaya diri untuk mengajarkan teknologi dan logika komputer kepada siswa.”

Menuju Pendidikan yang Adaptif dan Inovatif
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para guru di Way Kanan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antar pendidik dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Pelatihan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju transformasi pendidikan di daerah. Kemendikbudristek berkomitmen untuk terus mendukung pelatihan serupa di berbagai daerah lain, agar semua guru di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang di era digital

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IKHLAS Tanpa Sadar Bebagi itu Berkah

MARI MENGENAL PAHLAWAN WAYKANAN

MARI SUKSESKAN PEMILU 2024